Bayu Prasetyo

Siapa dan apa yang dilakukan di Jenius?

Hi, nama saya Bayu Prasetyo, posisi sebagai Software Developer di Jenius. Saat ini mengerjakan bagian frontend (Android, IOS, Web). Juga bertanggung jawab untuk release app, develop stories dan bugfixing issues yang muncul.

Hardware yang digunakan

Main device untuk kerja pakai Macbook Pro 2017 15” + External monitor merek Samsung. Untuk komunikasi pakai Oneplus 5T + Motorolla Moto 360 Sport edition untuk ngecek notifikasi dan agar lebih gampang melihat google maps saat berkendara dengan roda dua. Untuk mendengarkan musik menggunakan wireless headphone Jaybird X2.

Software yang digunakan

Desktop

Ada beberapa coding tools yang saya gunakan, Untuk develop aplikasi Android saya menggunakan Android Studio pastinya, karena Jenius juga mendukung iOS, maka Xcode juga saya gunakan sebagai IDE membangun aplikasi iOS. IDE utama saya saat ini Webstorm untuk javascript, saya pilih Webstorm karena fitur-fitur aplikasi Jetbrains bisa dibilang cukup lengkap untuk developer dan mempercepat proses development serta meminimalisir error, Bahkan Webstorm bisa tau jika code kita bisa lebih disederhanakan lagi atau jika ada code yang redundant.

Karena saat kerja juga butuh hiburan, saya pakai Spotify untuk mendengarkan musik. Untuk ngecek email, karena bawaan Mac menurut saya kurang bagus, saya pake Spark. Selain itu ada Slack untuk komunikasi kantor, dan yang pasti ada Google Chrome untuk browsing StackOverflow :D.

Mobile

Pastinya ada Jenius, the best digital banking app for manage your finances. Untuk komunikasi saya pake Whatsapp dan Slack. Google Chrome juga terinstall untuk browsing, Gmail untuk cek email dan Whoscall supaya tau siapa orang asing yang menghubungi tapi tidak terdaftar di kontak.

Apa isi tas anda

Isi tas gak banyak sih, cuma Macbook + Donglenya, Kabel kabel charger, Bekal dari rumah, Kunci motor.

Smartphone homescreen

Karena saya suka tampilan launcher Google Pixel, jadi launchernya saya pasang Rootles Pixel Launcher + Pixel Bridge supaya Google Feednya bisa muncul pas swipe kekiri dari homescreen. Aplikasi Jenius juga saya letakkan di homescreen biar gampang di akses, sama dengan whatsapp.

Karena saya juga suka ngecek google maps sebelum berkendara, saya juga tambahkan App Shortcut google maps untuk ke rumah dan ke kantor. Bagi yang belum tau, sejak beberapa versi Android yang lalu, Android mengimplementasikan fitur App Shortcut. Fiturnya mirip mirip dengan Iphone yang ada 3D touchnya. Di iphone yang ada 3D touch, kalo kita Long Press app di homescreen akan ada muncul beberapa pilihan Shortcut untuk membuka fitur spesifik app tersebut (Jika appnya support).

Bedanya di Android tidak perlu ada 3D touch, yang penting sudah menggunakan Android versi terbaru, jika kita long press icon app (Jika appnya support) akan muncul beberapa shortcut untuk langsung membuka fitur spesifik app tersebut. Salah satu yang sering saya gunakan App Shortcut punya google maps. Kalo kita sudah set alamat rumah dan kantor, maka kalo kita buka App Shortcutnya google maps akan muncul pilihan untuk langsung navigate ke Kantor atau Rumah. Dan lebih bagusnya di Android (ga tau kalo IOS) App Shortcut juga bisa dipindahkan ke homescreen dengan cara longpress App Shortcutnya dan tarik ke homescreen, jadi deh!.

Bayu Prasetyo Homescreen

Engineer Backstage adalah seri yang akan menampilkan engineer yang ada di Jenius, orang-orang kreatif dan berdedikasi membangun Jenius.