Leif Nambara

Siapa dan apa yang dilakukan di Jenius?

Leif Nambara, Digital Banking Backend Developer. Tugas sehari-hari, develop story/bugfix di Jira, handling production issue yang muncul, backend automation, memberi komentar dikode engineer lain sebagai salah satu proses dari code review yang dijalankan di Jenius, agar product (berupa kode) bisa lebih baik, dan juga product secara keseluruhan lebih optimal dan stabil.

Hardware yang digunakan

Untuk koding sehari-hari dan komputasi menggunakan Macbook Pro 13 Inch 2016, dan untuk kebutuhan komunikasi dan testing aplikasi Jenius menggunakan LG G6.

Software yang digunakan

Desktop

Untuk koding, saya menggunakan Atom, yang digunakan untuk backend development dan automation, menggunakan bash sebagai emulasi terminal dan juga menggunakan aplikasi berbasis command line untuk pekerjaan sehari-hari seperti curl, grep, awk, sed, head, tail, sort, uniq, jq, screen, watch, cron, ssh.

Untuk pengetesan API dan fungsi dari system yang dibangun menggunakan Postman, dan Google Chrome untuk menjelajah web, dan Spotify untuk mendengarkan musik.

Mobile

Komunikasi text menggunakan Whatsapp untuk pribadi dan pekerjaan, juga saya menggunakan Slack untuk berkomunikasi dengan tim di Jenius sebagai media komunikasi dam kolaborasi, Google Keep untuk mencatat hal yang penting dan juga mengatur tasklist, Google Maps untuk navigasi, Google Drive untuk menyimpan file dan mengakses file, Grab untuk transportasi, dan Google Chrome untuk browsing di handphone.

Apa isi tas anda

Tidak banyak, isinya hanya Macbook dan charger, earphone, modem, kunci, payung kecil, reusable shopping bag jika dibutuhkan dan gunting kuku.

Smartphone homescreen

Leif Nambara homescreen

Engineer Backstage adalah seri yang akan menampilkan engineer yang ada di Jenius, orang-orang kreatif dan berdedikasi membangun Jenius.